Membuat Akun Domain dan Hosting

1. Buka http://www.idhostinger.com

Untitled

2. Lalu klik

“Order Sekarang”

Langkah 1

3. Isi data tentang anda, jika sudah mempunyai akun gmail lebih baik menggunakan akun gmail dengan mengklik ikon gmail lalu isi email dan password dan akan muncul seperti gambar berikut

Langkah 3

Saat mendaftar menggunakan akun gmail, akun gmail juga harus dibuka sehingga kita dapat meilhat pesan untuk verifikasi dari hostinger

Capture 3

4. Pilih paket hosting gratis

3 Order Hosting Baru - taryo.net

5. Lalu buat akun domain dan hosting

a. Pada tulisan ubah tipe domain pilih “sub domain”

b. Pada subdomain buat alamat blog kamu dan pilih subdomain. saya disini menggunakan “.esy.es”

c. Pilih Lokasi server

d. Masukkan password dan ulang kembali password yang telah anda buat

Capture 6

Lalu klik Lanjutkan

6. Setelah itu akan muncul halaman Konfirmasi Order Anda, lalu centang tulisan “Saya Bukan Robot” dan klik order untuk melanjutkan ke halaman selanjutnya

langkah 4

7. Lalu akan muncul halaman bahwa alamat website yang anda daftarkan telah berhasil dibuat. langkah selanjutnya lakukan pengecekan dengan memasukkan alamat website anda sesuai dengan nama website dan subdomain anda

Langkah 5

8. Cek email anda

langkah 6

Pada pesan email yang dikirimkan oleh idhostinger terdapat alamat yang digunakan untuk mengunggah kewebsite anda. Informasi ini jangan sampai hilang karena akan digunakan untuk melakukan pengunggahan website anda.

langkah 7

 

Dipublikasi di INSTALASI WORPRESS SECARA OFFLINE | Meninggalkan komentar

TATA NIAGA BAWANG MERAH (Allium Ascalonicum)DI PERUSDA PERTANIAN BREBES KABUPATEN BREBES

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Bawang merah merupakan salah satu sayuran umbi multiguna yang paling banyak digunakan sebagai bumbu dapur sehari-hari dan penyedap berbagai masakan. Kegunaan lain bawang merah adalah sebagai obat tradisional. Masyarakat dapat menggunakan bawang merah sebagai obat nyeri perut yang disebabkan masuk angin dan berguna juga bagi penyembuhan luka atau infeksi. Khasiat dari bawang merah sebagai obat diduga karena mempunyai efek antiseptik dari senyawa bawang merah atau allium. (Rukaman, 1994) berpendapat bahwa senyawa allium atau allisin oleh enzim diubah menjadi asam piruvat, ammonia dan allisin anti mikroba yang bersifat bakterisida.

Di indonesia pusat pertanaman dan diduga pula sebagai daerah penyebaran bawang merah adalah Tegal, Cirebon, Pekalongan, Wates (Yogyakarta), Brebes dan Solo. Bawang merah merupakan komoditas utama dalam prioritas pengembangan sayuran dataran rendah di Indonesia, karena selain sudah ratusan tahun lamanya dibudidayakan, sekaligus merupakan salah satu sumber pendapatan petani maupun ekonomi negara. Dengan demikian perlu dilakukan usahatani yang dapat meningkatkan keuntungan dengan kegiatan pemasaran. Diperlukan usahatani yang dilakukan seefektif dan seefisien mungkin, sehingga dapat meningkatkan hasil penjualan yang diinginkan. Salah satu bentuk perusahaan yang perlu diperhatikan sehubungan dengan pengalaman komoditas pertanian khususnya bawang merah adalah Perusda Pertanian Brebes yang berlokasi di Jl. Jend. Soedirman No. 151 Brebes, Kabupaten Brebes.

Salah satu masalah pokok yang menyangkut belum optimalnya perhatian dari pihak pengelola Perusda dalam pencapaian effisiensi pemasaran. Maka cara yang dapat dilakukan perusahaan adalah dengan menggunakan sistem tataniaga yang efektif dan efisien.

Rumusan Masalah

Bagaimana jalur tataniaga bawang merah di Perusda Pertanian Brebes, Kabupaten Brebes?

Berapa besar permintaan bawang merah dari Perusda Pertanian Brebes untuk PT. Indofood Sukses Makmur?

Permasalahan pemasaran apa saja yang dihadapi Perusda Pertanian Brebes dalam menjalin kerjasama dengan PT. Indofood Sukses Makmur?

Pembatasan Masalah

Ruang lingkup penelitian adalah kota Brebes, Kabupaten Brebes.

Sasaran penelitian adalah wilayah kantor Perusda Pertanian Brebes, Kabupaten Brebes.

Komoditas yang diteliti dalam penelitian ini adalah baawang merah.

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui jalur tataniaga bawang merah di Perusda Pertanian Brebes, Kabupaten Brebes.

Untuk mengetahui besarnya permintaan bawang merah di Perusda Pertanian Brebes untuk PT. Indofood Sukses Makmur.

Untuk mengetahui permasalahan pemasaran yang dihadapi Perusda Pertanian Brebes dalam menjalin kerjasama dengan PT. Indofood Sukses Makmur.

Manfaat Penelitian

Bagi Peneliti

Hasil penelitian digunakan untuk bahan referensi ilmu pengetahuan dan wawasan yang telah diperoleh selama kuliah dalam rangka peningkatan kualitas mahasiswa pertanian.

Bagi Lembaga Pendidkan

Hasil penelitian dapat digunakan untuk menambah ilmu pengetahuan dan perbendaharaan pustaka fakultas pertanian, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan perbandingan bagi penelitian selanjutnya.

Bagi Perusda

Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai sumber informasi dan data dalam mempertimbangkan langkah-langkah ataupun strategi-strategi yang tepat dalam menjalankan sistem tataniaga bawang merah.

 

 

Tinjauan Pustaka

Botani Tanaman Bawang Merah

Kedudukan tanaman bawang merah dalam tata nama atau sistematika tumbuhan termasuk klasifikasi sebagai divisionnya spermatophyta dan sub divisionnya angiospermae sedangkan kelasnya monocotyledonoe dan ordonya lilialoes (liliflorae), untuk familinya liliales dan genusnya allium sehingga didapat spesies dari baang merah adalah allium ascalonicum.

Pengenalan Varietas Bawang Merah

Beberapa varietas bawang merah yang sudah dilepas pada tahun 1984 adalah varietas meja cipanas, bima brebbes, keling, dan varietas medan sedangkan varietas lokal yaitu varietas sumenep, timur dan kuning sidapura dan ada juga dari introduksi seperti varietas bangkok dan filiphina.

Beberapa varietas bawang merah yang dikenal unggul di Indonesia sebagai berikut:

Tabel 1 Varietas Bawang Merah

No

Varietas

Daya hasil dan sifat agronomi

1.

Maja Cipanas

Hasil umbi kering 10,3 ton/ha berbunga umur 50 hari, panen 60 hari, cocok didataran rendah dan tinggi, tahan bentuk penyakit.

2.

Bima

Brebes

Hasil umbi kering 10 ton/ha, berbunga 50 hari, panen 60 hari, cocok didataran rendah dan tinggi, tahan bentuk penyakit.

3.

Keling

Hasil umbi kering 7 ton/ha, berbunga 51 hari, panen 70 hari, cocok didataran rendah dan tinggi, tahan bentuk penyakit.

4.

Medan

Hasil umbi kering 7,4 ton/ha, cocok didataran rendah dan tinggi, tahan bentuk penyakit.

5.

Sumenep

Hasil umbi basah 19,3 ton/ha dan umbi kering 10,3 ton/ha dan umur panen 64 hari.

6.

Timor

Hasil umbi basah 12,8 ton/ha dan umbi kering 10,3 ton/ha dan umur panen 58 hari.

7.

Bangkok

Hasil umbi 17,6 ton/ha, berbunga umur 45 hari, panen umur 65 hari, cukup tahan penyakit.

8.

Filiphina

Hasil umbi 21 ton/ha, cocok didataran rendah dan tahan hujan.

9.

Kuning Sidapura

Hasil umbi 14 ton/ha, panen umur 66 hari, cukup tahan penyakit.

Sumber: Rukmana, 1994

Keterangan: No. 1 samapi 4 dilepas dengan SK, Mentan No. 594-597/Kpts/TP.240/8/1984 (Sumber: Deptan, 1987, Balahi, 1992).

Kandungan Nilai Gizi

Tabel 2Kandungan Nilai Gizi.

Komposisi Gizi

Umbi A

Umbi B

Daun

Kalori (ka)

39.0

67.0

29.0

Protein (gr)

1.5

1.9

1.8

Lemak (gr)

0.3

0.3

0.7

Karbohidrat (gr)

0.2

15.4

5.2

Serat (gr)

0.7

Abu (gr)

0.6

Kalsium (gr)

36.0

36.0

35.0

Fosfor (gr)

40.0

15.0

39.0

Zat Besi (gr)

0.8

0.8

7.2

Natrium (gr)

12.0

Kalium (gr)

334.0

Niacin (gr)

0.3

Vitamin A (S.1)

0

5.0

1365.0

Vitamin B1 (mg)

0.03

0.04

0.09

Vitamin B2 (mg)

0.02

Vitamin C (mg)

2.0

2.0

57.0

Air (gr)

88.0

91.6

Sumber: Rukmana, 1994

Keterangan:     (a). Direktorat Gizi Depkes RI. (1981)

                              (b). Food ana Nutrition Research Centre, Hand Book No. 1 Manila.

Arti dan Funsi Tataniaga

Istilah tataniaga di negara kita diartikan dengan pemasaran atau distribusi yaitu semacam kegiatan ekonomi yang berfungsi membawa atau menyampaikan barang dari produsen ke konsumen.

Pengertian Pemasaran

Pemasaran merupakan sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan kepada pembeli yang ada maupun pembbeli yang potensial.

Marketing Mix

Marketing mix merupakan kombinasi dari empat variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan yang meliputi: produk, struktur harga, kegiatan promosi, dan sistem distribusi. Dapat diketahui marketing mix adalah sistem pemasaran yang terdiri dari:

Produk

Produk atau barang adalah sustu sifat yang kompleks baik dapat diraba maupun tidak dapat diraba.

Struktur Harga

Harga adalah jumlah uang yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang beserta pelayanannya.

Promosi

Promosi adalah periklanan, personal selling, promosi penjualan dan publisitas.

Sistem Distribusi

Distribusi adalah saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan barang tersebut.

Pengertian Permintaan

Permintaan adalah jumlah kesatuan yang akan dibeli dengan berbagai macam harrga.

Ada beberapa faktor yang menentukan permintaan:

Selera atau preferensi konsumen.

Pendapatan konsumen berupa uang.

Harga benda lain yang berhubungan dengannya.

Perkiraan konsumen mengenai harga dan pendapatan masa yang akan datang.

Jumlah konsumen pasar.

Pengertian Efisiensial

Efisiensi dapat diartikan sebagai upaya penggunaan input yang sekecil-kecilnya untuk mendapatkan produksi yang sebesar-besarnya.

Ketidakefisiensian dalam pemasaran hasil apabila:

Biaya pemasaran semakin besar.

Nilai produk yang dipasarkan jumlahnya tidak terlalu besar.

Pasar akan mengalami efisiensi dalam pemasaran apabila:

Biaya pemasarran dapat ditekan sehingga keuntungan pemasaran dapat lebih tinggi.

Presentase perbedaan harga yang dibayarkan konsumen dan produsen tidak terlalu tinggi.

Tersedianya fasilitas fisik pemasaran.

Adanya kompetisi pemasaran yang sehat.

Pengertian Perusahaan

Perusahaan adalah suatu organisasi atau lembaga yang menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi untuk memproduksi barang-barang dan jasa-jasa.

Tataniaga

Dalam istilah ekonomi tataniaga dipakai sebagai proses yang berkaitan dengan pergerakan barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Proses tataniaga ada segi mantal dan ada segi fisik. Segi mental diartikan bahwa para penjual harus mengetahui apa yang diual, sedangkan segi fisik diartikan bahwa barang-barang harus dipindahkan ke tempat-tempat dimana membutuhkan pada waktu dan dengan jumlah serta kualitas yang sesuai dengan permintaan.

Menurut (Soekartawi, 1993) sistem tataniaga dianggap efisien apabila memnuhi dua syarat:

Mampu menyampaikan hasil-hasil dari petani produsen kepada konsumen dengan biaya semurah-murahnya.

Mampu mengadakan pembagian yang adil dari keseluruhan harga yang dibayar konsumen terakhir kepada semua pihak yang ikut serta didalam kegiatan produksi dan tataniaga barang itu.

 

 

METODE PENELITIAN

Tempat dan Waktu Penelitian

Tempat Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di Perusda Pertanian Brebes, Kabupaten Brebes. Adapun pemilihan Perusda Pertanian ini dilakukan secara sengaja (purposive sampling), berdasarkan pertimbangan bahwa Perusda Pertanian Brebes merupakan salah satu Perusda terbesar di wilayah kabupaten Brebes dan sudah bekerjasama dengan PT. Indofood Sukse Makmur. Kerjasama yang dimaksud berhubungan dengan usaha dagang yang berupa hasil pertanian dan perkebunan.

Waktu Penelitian

Penelitian berlangsung selama dua bulan yaitu dari bulan November 2003 sampai Januari 2004.

Metode penlitian

Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode survei deskriptif. Dengan metode tersebut peneliti akan langsung ke lapangan (daerah penelitian) untuk melakukan tinjauan-tinjauan ke subjek dan objek penelitian.

Metode Pengambilan Sampel

Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sensus, yaitu pengambilan data secara keseluruhan dari populasi yang ada (Teken, 1965). Teknik tersebut digunakan karena jumlah populasi sampel yang ada relatif sedikit, sehingga sampel diperoleh tidak perlu diambil secara acak.

Jenis dan Sumber Data

Data Primer adalah data yang diperoleh dari pengelolaan/karyawan sebagai responden yang bekerja di Perusda Pertanian Brebes dengan menggunakan kuesioner yang telah disusun sebelumnya.

Data sekunder adalah data untuk memperkuat atau mendukung data primer yang diperoleh dari literatur-literatur atau study pustaka yang bersumber dari berbagai instansi dari pihak lain yang terkait.

Metode Pengumpulan Data

Wawancara adalah berdialog secara langsung kepada responden dengan berpedoman kepada kuesioner.

Pengamatan dilapangan tentang kondisi Perusda dan karakteristik yang dimiliki oleh para pengelolaannya memasarkan dan mensiasati pasarr untuk berbagai produk yang ada dalam Perusda.

Analisis dokumentasi yaitu pengumpulan data yang bersumber dari berbagai literatur seperti monografi Perusda Pertanian Brebes, Kabupaten Brebes.

Metode Analisa Data

Analisa data secara kualitatif

Metode analisa secara kualitatif merupakan suatu langkah menganalisis data yang menggunakan penalaran-penalaran atau logika.

Analisa data secara kuantitatif

Metode analisa secara kuantitatif yaitu suatu analisis dengan menggunakan statistik sederhana yaitu tabulasi frekuensi pemberian nilai skorsing dan presentase.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN DAERAH

Sejarah Singkat Berdirinya Perusahaan Daerah

Daerah kabupaten Brebes merupakan daerah yang berpotensi hasil pertanian dimana hasil pertanian adalah sektor agraris yang memerlukan penanganan secara serius sehinggga dapat mengoptimalakan komoditas hasil pertanian daerah Kabupaten Brebes. Pemerintah daerah mendirikan perusahaan daerah pertanian melalui Surat Keputusan Bupati Nomor: 08 Tahun 2001, sehingga menjadi pedoman lahirnya atau berdirinya Perusda Pertanian pada tanggal 16 Maret 2001.

Bentuk Kerjasama

Pihak pengelolaan perusahaan (Direksi) melakukan kerjasama dengan pihak ketiga, diantaranya:

  1. Indofood Sukses Makmur, bekerjasama dalam bidang pemasaran komoditi bawang merah, kentang dan kubis.
  2. Jakartama, bekerjasama dalam bidang pemasaran dan gula pasir dsb.

Status Hukum

Perusahaan Daerah Pertanian adalah perusahaan daerah yang berstatus sebagai badan usaha milik daerah. Dibentuknya perusahaan daerah pertanian dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah yang dasar pembentukannya sesuai dengan:

Undang-undang nomor: 13 Tahun 1950 tentang pembentukan daerah-daerah kabupaten dalam lingkungan Provinsi Jawa Tangah.

Undang-undang nomor: 05 Tahun 1962 Juneto Undang-undang nomor: 06 Tahun 1962 tentang peruahaan daerah.

Lokasi Perusda Pertanian

Lokasi Perusda Pertanian Brebes tepatnya berada di pusat kota yaitu bertepatan di Jl. Jend. Soedirman No. 151 Brebes, Kabupaten Brebes. Merupakan kantor pusat dan sekaligus kantor tempat transaksi pemasaran komoditi bawang merah ke PT. Indofood Sukses Makmur.

Permodalan

Permodalan Perusda Pertanian ditunjan permodalan dari pihak bank dan dari pihak lain sepanjang saling menguntungkan dan tidak bertentangan dengan peraturan-peraturan yang berlaku.

 

HASIL DAN PEMBAHASAN

Identitas Karyawan Perusda Pertanian Brebes.

Responden sebagai sumber memperoleh data dan informasi dalam penelitian ini adalah para karyawan Perusda Pertanian Brebes yang mempunyai karakteristik berbeda-beda.

Tabel 3Jumlah Karyawan menurut Jenis Kelamin

No

Jenis Kelamin

Jumlah (Orang)

Presentase (%)

1.

Laki-laki

32

76,19

2.

Perempuan

10

23,81

 

Jumlah

42

100

Sumber: Perusda Pertanian Brebes 2003

Dari data diatas dapat dilihat karyawan Perusda Pertanian paling banyak laiki-laki. Keadaan ini dimana pihak laki-laki sebagai sumber daya manusia yang lebih produktif dibandingkan dengan perempuan.

Tabel 4 Jumlah Karyawan menurut Tingkat Pendidikan

No

Tingkat Pendidikan

Jumlah (Orang)

Presentase (%)

1.

SMP / Sederajat

8

19,05

2.

SMA / Sederajat

17

40,48

3.

D3

4

9.52

4.

S1

13

30.95

 

Jumlah

42

100

Sumber: Perusda Pertanian Brebes 2003

Tingkat pendidikan karyawan sebagian besar cukup memadai dimana karyawan yang berpendidikan SMA, D3dan S1 diharapkan telah mempunyai pengalaman dan pengetahuan yang cukup.

Jalur Tataniaga Bawang Merah di Perusda Pertanian Brebbes, Kabupaten Brebes

Dalam proses pemasaran terdapat beberapa jenis lembaga pemasaran yang dasarnya merupakan cerminan dari beragamnya fungsi dan jasa pemasaran yang dibutuhkan oleh pengguna atau konsumen. Para pelaku pasar melakukan kegiatan transfer barang dari sisi produksi ke sisi konsumsi dan membentuk saluran-saluran tataniaga yang cukup beragam dan berbeda untuk setiap barang dan komoditas. Disini Perusda Pertanian berperan sebagai penampung hasil panen dan sebagai perantara petani dengan PT. Indofood Sukses Makmur. Dengan demikian kerjasa yang dilakukan petani dengan Perusda Pertanian mempunyai tujuan untuk bisa meningkatkan pendapatan petani dan secara langsung Perusda membantu manajemen para petani yang sudah bekerjasama.

Jalur tataniaga Perusda berbeda dengan jalur tataniaga komoditas bawang merah yang ada dipasar. Jalur tataniaga disini berawal dari pasokan bawang merah 150 petani dibagi menjadi dua kelompok, kelompok pertama terdiri dari 50 petani yang memasok bawang merah ke unit gudang brebes untuk menyediakan bawang merah ke PT. Indoofood Sukses Makmur. Kelompok kedua terdiri dari 100 petani untuk memasok perdagangan umum dan pasar ke luar kota maupun provinsi. Pasokan bawang merah dari petani kemudian dianalisa dengan maksud untuk mendapatkan harga yang sesuai dengan situasi dan kondisi saat itu dan langsung dikirim ke PT. Indofood Sukses Makmur dengan perjanjian yang telah diseepakati oleh kedua pihak. Sistem penjualannya dengan menggunakan sistem kontrak dengan dibuat setiap bulan dan pembayarannya setelah barang didatangkan Perusda Pertanian membayar ke petani setiap dua hari sekali.

Permintaan Bawang Merah yang terpenuhi dari Perusda Pertanian Brebes untuk PT. Indofood Sukses Makmur

Dari hasil wawancara dengan pihak Perusda yang diwakili oleh Direktur Operasional menyatakan bahwa pihak PT. Indofood Sukses Makmur akan permintaan bawang merah yang selama ini terpenuhi tanpa kekurangan berat (ton), hal ini dibuktikan dengan adanya surat yang menginformasikan hasil penelitian PT. Indofood Sukses Makmur terhadapa performance Perusda dengan total nilai 100 dalam hal waktu, jumlah, dan mutu dengan performance baik sekali.

Permasalahan Pemasaran yang dihadapi Perusda Pertanian Brebes dalam Menjalin Kerjasama dengan PT. Indofood Sukses Makmur

Kerjasama ini bisa menguntungkan dan merugikan pihak ketiga atau bahkan semua pihak. Dalam hal ini beberapa masalah dalam pemasaran bawang merah Perusda dengan PT. Indofood Sukses Makmur dapat diuraikan sebagai berikut:

Keterlambatan Pembayaran

Keterlambatan ini berasal dari pihak PT. Indofood Sukses Makmur, misalnya dalam perjanjian dagang ditulis bahwa pembayaran dilakukan dua minggu setelah terima barang, tapi kenyataannya masih terjadi pembayaran barang mundur satu minggu dari perjanjian. Hal ini merugikan pihak Perusda dalam perputaran modal yang terhambat.

Permintaan Pasokan Bawang Merah yang tidak Pasti

Permintaan pasokan bawang merah PT. Indofood Sukses Makmur terkadang meningkat sedangkan persedian bawang merah yang ada kurang atau sedikit sehingga dari pihak Perusda kwalahan, untuk menutupi kekurangan tersebut pihak Perusda mmembeli bawang merah di pasar bawang dengan harga yang lebih tinggi dari harga ditinggkat petani.

Kondisi Cuaca yang mempengaruhi Kualitas Bawang Merah

Kondisi cuaca yang tidak menentu membuat kualitas bawang merah menurun, apabila pada musim penghujan areal persawahan terjadi banjir mengakibatkan bawang merah cepat membusuk apabila terkena air.

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

  1. Perusda Pertanian Brebes, Kabupaten Brebes merupakan perusahaan daerah yang berusaha dagang dibidang hasil pertanian dan perkebunan yang memiliki 4 unit yaitu gudang beras, unit bulakamba, unit paguyuban, dan unit kersana.
  2. Jalur tataniaga bawang merah di Perusda Pertanian Brebes, Kabupaten Brebes bermula dari pasokan dari parra petani yang kemudian ditampung olehPErusda Pertanian untuk kemudian dibuat analisa penjualan dan dikirim ke PT. Indofood Sukses Makmur.
  3. Permintaan bawang merah yang terpenuhi dari Perusda Pertanian Brebes untuk PT. Indofood Sukses Makmur, rata-rata berkisar 100-150 ton perbulan dan selama ini tidak pernah kekurangan pasokan yang diminta dan tidak pernah terjadi keterlambatan pengriman barang darri Perusda Pertanian Brebes.
  4. Permasalahan pemasaran yang dihadapi Perusda Pertanian Brebes dalam menjalin kerjasama dengan PT. Indofood Sukses Makmur adalah keterlambatan pembayaran, permintaan pasokan bawang merah yang tidak pasti dan kondisi cuaca yang mempengaruhi kualitas bawang merah.

Saran

  1. Jalur tataniaga diharapkan lebih efektif dan efisien.
  2. Promosi barang dagang khususnya bawang merah agar ditingkatkan lagi supaya permintaan juga meningkat.
  3. Permasalahan pemasaran baik ditingkat petani, Perusda Pertanian maupun PT. Indofood Sukses Makmur sebaiknya diantisipasi sedini mungkin agar dalam menjalin kerjasama dengan mitra lain tidak ada lagi kendala yang nyata.

DAFTAR PUSTAKA

Rukaman, R. (1994). Bawang Merah Budidaya dan Pengelolaan Pasca Panen . Yogyakarta: Kanisius.

Soekartawi. (1993). Prinsip Dasar Manajemen Pemasaran HAsil-hasil Pertanian, Teori dan Aplikasinya. Jakarta: RAjawali Press.

Teken. (1965). Penelitian di Bidang Ekonomi Pertanian dan beberapa Pengambilan Contoh. Bogor: Fakultas Pertanian IPB.

Dipublikasi di PENELITIAN/KARYA TULIS TENTANG PERTANIAN | Meninggalkan komentar

Pengawetan Tahu

Pengawetan Tahu | Sebagaimana dikemukakan oleh Muchtadi (1995), bahwa bila tahu direndam dalam larutan formalin 2% selama 3 menit, dapat memperpanjang daya tahan simpannya pada suhu kamar selama 4-5 hari. Sedangkan tahu tanpa formalin, atau hanya direndam dalam air, hanya bertahan selama 1-2 hari. Menurut Peraturan Pemerintah No 28 Tahun 2004 tentangKeamanan, Mutu dan Gizi Pangan, yang dimaksud dengan bahan tambahan makanan adalahbahan yang ditambahkan ke dalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan. Meskipun demikian telah ada peraturan yang dengan tegas menyatakan bahwa formalin dilarang digunakan untuk bahan tambahan makanan.

Kitosan yang didapat dari limbah Udang Windu (Peneus Monodon) dapat digunakan sebagai bahan pengawet tahu untuk menggantikan formalin.(5) Efektivitas kitosan sebagai bahan tambahan pangan pada tahu dilihat dari: mutu kimia tahu (kadar karbohidratprotein, dan lemak), mutu organoleptik tahu (warna, aroma, rasa, dan tekstur), dan daya simpan tahu.

Berdasarkan uji mutu kimia tahu diperoleh kadar protein tahu dengan dan tanpa kitosan relatif sama masing-masing 7,487% dan 7.111%. Kadar karbohidrat tahu dengan kitosan lebih tinggi daripada tanpa kitosan masing-masing 47,670% dan 45,521%. Sementara itu kadar lemak dari tahu dengan kitosan lebih rendah daripada tahu tanpa kitosan masing-masing 0,0486% dan 0,3236%. Dari uji mutu organoleptik tahu warna kedua jenis tahu sama-sama disukai, aroma, rasa dan tekstur tahu dengan kitosan lebih disukai dari pada tahu tanpa kitosan. Daya simpan tahu dengan kitosan lebih lama dibandingkan tanpa kitosan yaitu 4 hari dan 2 hari

Senyawa lain yang jauh lebih aman dibanding formalin adalah senyawa sorbat. Dibanding formalin, yang secara kimia merupakan aldehida HCHO, senyawa sorbat tergolong asam karboksilat R-COOH.Gugus fungsional -COOH jauh lebih alamiah dalam tubuh kita dibanding gugus -CHO.Keberadaan gugus -CHO dalam darah sering menimbulkan gejala pusing-pusing, sedang gugus -COOH, karena lebih mudah diuraikan secara alamiah, maka lebih aman.Untuk itu asam sorbat bisa dijadikan alternatif pengganti formalin (jika terpaksa harus menggunakan).

Tahu yang direbus dengan ketel uap yang memberikan panas cukup stabil dibandingkan dengan pengapian langsung bisa meningkatkan kualitas tahu.Tahu yang dihasilkan tidak lagi mempunyai rasa sangit.Tahu tersebut juga bisa bertahan hingga 5 hari, atau 2 hari lebih lama dari tahu yang diproduksi dengan pengapian langsung.(2)

Pakar biokimia nutrisi dari ITS Surabaya Dr NL Ida Soeid MS mengatakan kunyit dan air bawang putih bisa menjadi alternatif pengganti formalin dan tidak berbahaya bagi tubuhmanusia.

Warna kuning pada tahu selain memberi warna kuning juga sebagai antibiotik yang membuat tahu tak cepat masam.Tapi jika ingin warna putih bisa menggunakan air bawang putih untuk merendam tahu agar lebih awet dan tidak segera masam. Meskipun sebenarnya proses pembuatan tahu sendiri sudah dapat mengawetkan tahu.

Proses pembuatan tahu sendiri tak dilakukan dengan cara memasak kacang kedelainya terlebih dahulu hingga matang, namun semuanya dilakukan dalam keadaan mentah, sehingga tahu yang dihasilkan tidak bertahan lama

 

Dipublikasi di PENELITIAN/KARYA TULIS TENTANG PERTANIAN | Meninggalkan komentar

Karya Ilmiah Tanaman Sawi

  • Pengertian Sawi

Sawi adalah sekelompok tumbuhan dari marga Brassica yang dimanfaatkan daun atau bunganya sebagai bahan pangan (sayuran), baik segar maupun diolah. Sawi mencakup beberapa spesies Brassica yang kadang-kadang mirip satu sama lain.

  • Jenis-jenis tanaman sawi
    • Klasifikasi Sawi

Divisi               : Spermatophyta.
Subdivisi         : Angiospermae.
Kelas               : Dicotyledonae.
Ordo                : Rhoeadales (Brassicales).
Famili              : Cruciferae (Brassicaceae).
Genus              : Brassica.
Spesies            : Brassica Juncea.

Secara umum tanaman sawi biasanya mempunyai daun panjang, halus, tidak berbulu, dan tidak berkrop. Petani kita hanya mengenal 3 macam sawi yang biasa dibudidayakan yaitu : sawi putih (sawi jabung), sawi hijau, dan sawi huma. Sekarang ini masyarakat lebih mengenal caisim alias sawi bakso. Selain itu juga ada pula jenis sawi keriting dan sawi sawi monumen.
Caisim alias sawi bakso ada juga yang menyebutnya sawi cina., merupakan jenis sawi yang paling banyak dijajakan di pasar-pasae dewasa ini. Tangkai daunnya panjang, langsing, berwarna putih kehijauan. Daunnya lebar memanjang, tipis dan berwarna hijau. Rasanya yang renyah, segar, dengan sedikit sekali rasa pahit. Selain enak ditumis atau dioseng, juga untuk pedangan mie bakso, mie ayam, atau restoran cina.

  1. Syarat tumbuh tanaman sawi

Sawi bukan tanaman asli Indonesia, menurut asalnya di Asia. Karena Indonesia mempunyai kecocokan terhadap iklim, cuaca dan tanahnya sehingga dikembangkan di Indonesia ini. Tanaman sawi dapat tumbuh baik di tempat yang berhawa panas maupun berhawa dingin, sehingga dapat diusahakan dari dataran rendah maupun dataran tinggi. Meskipun demikian pada kenyataannya hasil yang diperoleh lebih baik di dataran tinggi. Daerah penanaman yang cocok adalah mulai dari ketinggian 5 meter sampai dengan 1.200 meter di atas permukaan laut. Namun biasanya dibudidayakan pada daerah yang mempunyai ketinggian 100 meter sampai 500 meter dpl.

Tanaman sawi tahan terhadap air hujan, sehingga dapat di tanam sepanjang tahun. Pada musim kemarau yang perlu diperhatikan adalah penyiraman secara teratur. Berhubung dalam pertumbuhannya tanaman ini membutuhkan hawa yang sejuk. lebih cepat tumbuh apabila ditanam dalam suasana lembab. Akan tetapi tanaman ini juga tidak senang pada air yang menggenang. Dengan demikian, tanaman ini cocok bils di tanam pada akhir musim penghujan.
Tanah yang cocok untuk ditanami sawi adalah tanah gembur, banyak mengandung humus, subur, serta pembuangan airnya baik. Derajat kemasaman (pH) tanah yang optimum untuk pertumbuhannya adalah antara pH 6 sampai pH 7.

  1. Proses pengolahan tanah

Pengolahan tanah secara umum melakukan penggemburan dan pembuatan bedengan. Tahap-tahap pengemburan yaitu pencangkulan untuk memperbaiki struktur tanah dan sirkulasi udara dan pemberian pupuk dasar untuk memperbaiki fisik serta kimia tanah yang akan menambah kesuburan lahan yang akan kita gunakan.

Tanah yang hendak digemburkan harus dibersihkan dari bebatuan, rerumputan, semak atau pepohonan yang tumbuh. Dan bebas dari daerah ternaungi, karena tanaman sawi suka pada cahaya matahari secara langsung.

Sedangkan kedalaman tanah yang dicangkul sedalam 20 sampai 40 cm. Pemberian pupuk organik sangat baik untuk penyiapan tanah. Sebagai contoh pemberian pupuk kandang yang baik yaitu 10 ton/ha. Pupuk kandang diberikan saat penggemburan agar cepat merata dan bercampur dengan tanah yang akan kita gunakan.

Bila daerah yang mempunyai pH terlalu rendah (asam) sebaiknya dilakukan pengapuran. Pengapuran ini bertujuan untuk menaikkan derajad keasam tanah, pengapuran ini dilakukan jauh-jauh sebelum penanaman benih, yaitu kira-kira 2 sampai 4 minggu sebelumnya. Sehingga waktu yang baik dalam melakukan penggemburan tanah yaitu 2 – 4 minggu sebelum lahan hendak ditanam. Jenis kapur yang digunakan adalah kapur kalsit (CaCO3) atau dolomit (CaMg(CO3)2).

  1. Proses pembibitan, penanaman, pemanenan sawi dan pasca panen
  • Proses pembibitan

Pembibitan dapat dilakukan bersamaan dengan pengolahan tanah untuk penanaman. Karena lebih efisien dan benih akan lebih cepat beradaptasi terhadap lingkungannya. Sedang ukuran bedengan pembibitan yaitu lebar 80 – 120 cm dan panjangnya 1 – 3 meter. Curah hujan lebih dari 200 mm/bulan, tinggi bedengan 20 – 30 cm.

Dua minggu sebelum di tabur benih, bedengan pembibitan ditaburi dengan pupuk kandang lalu di tambah 20 gram urea, 10 gram TSP, dan 7,5 gram Kcl.

Cara melakukan pembibitan ialah sebagai berikut : benih ditabur, lalu ditutupi tanah setebal 1 – 2 cm, lalu disiram dengan sprayer, kemudian diamati 3 – 5 hari benih akan tumbuh setelah berumur 3 – 4 minggu sejak disemaikan tanaman dipindahkan ke bedengan.

  • Proses penanaman

Bedengan dengan ukuran lebar 120 cm dan panjang sesuai dengan ukuran petak tanah. Tinggi bedeng 20 – 30 cm dengan jarak antar bedeng 30 cm, seminggu sebelum penanaman dilakukan pemupukan terlebih dahulu yaitu pupuk kandang 10 ton/ha, TSP 100 kg/ha, Kcl 75 kg/ha. Sedang jarak tanam dalam bedengan 40 x 40 cm , 30 x 30 dan 20 x 20 cm. Pilihlah bibit yang baik, pindahkan bibit dengan hati-hati, lalu membuat lubang dengan ukuran 4 – 8 x 6 – 10 cm.

  • Proses pemanenan sawi dan pasca panen
  1. Dalam hal pemanenan penting sekali diperhatikan umur panen dan cara panennya. Umur panen sawi paling lama 70 hari. Paling pendek umur 40 hari. Terlebih dahulu melihat fisik tanaman seperti warna, bentuk dan ukuran daun. Cara panen ada 2 macam yaitu mencabut seluruh tanaman beserta akarnya dan dengan memotong bagian pangkal batang yang berada di atas tanah dengan pisau tajam.
  2. Pasca panen sawi yang perlu diperhatikan adalah :
    Pencucian dan pembuangan kotoran.
    2. Sortasi.
    3. Pengemasan.
    4. Penympanan.
    5. Pengolahan.
  1. pemeliharaan sawi

Pemeliharaan adalah hal yang penting. Sehingga akan sangat berpengaruh terhadap hasil yang akan didapat. Pertama-tama yang perlu diperhatikan adalah penyiraman, penyiraman ini tergantung pada musim, bila musim penghujan dirasa berlebih maka kita perlu melakukan pengurangan air yang ada, tetapi sebaliknya bila musim kemarau tiba kita harus menambah air demi kecukupan tanaman sawi yang kita tanam. Bila tidak terlalu panaspenyiraman dilakukan sehari cukup sekali sore atau pagi hari
Tahap selanjutnya yaitu penjarangan, penjarangan dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat.

Selanjutnya tahap yang dilakukan adalah penyulaman, penyulaman ialah tindakan penggantian tanaman ini dengan tanaman baru. Caranya sangat mudah yaitu tanaman yang mati atau terserang hama dan penyakit diganti dengan tanaman yang baru.

Penyiangan biasanya dilakukan 2 – 4 kali selama masa pertanaman sawi, disesuaikan dengan kondisi keberadaan gulma pada bedeng penanaman. Biasanya penyiangan dilakukan 1 atau 2 minggu setelah penanaman. Apabila perlu dilakukan penggemburan dan pengguludan bersamaan dengan penyiangan.

Pemupukan tambahan diberikan setelah 3 minggu tanam, yaitu dengan urea 50 kg/ha. Dapat juga dengan satu sendok the sekitar 25 gram dilarutkan dalam 25 liter air dapat disiramkan untuk 5 m bedengan.

  1. Manfaat dan Kandungan Sawi

Selain dimanfaatkan untuk bahan pangan atau diolah, sawi juga mempunyai manfaat yang berguna untuk kesehatan tubuh kita, yaitu:

  • Sangat baik untuk menghilangkan rasa gatal di tenggorokan pada penderita batuk.
  • Penyembuh penyakit kepala.
  • Bahan pembersih darah.
  • Memperbaiki fungsi ginjal, serta
  • Memperbaiki dan memperlancar pencernaan.

Sedangkan kandungan yang terdapat pada sawi adalah:

  • Protein
  • lemak,
  • Karbohidrat
  • Vitamin A,
  • Vitamin B,
  • Vitamin C.
  • Ca, P,dan Fe,

BAB V

PENUTUP

  1. KESIMPULAN
  1. Sawi adalah sekelompok tumbuhan dari marga Brassica yang dimanfaatkan daun atau bunganya sebagai bahan pangan, baik segar maupun diolah. Secara umum tanaman sawi biasanya mempunyai daun panjang, halus, tidak berbulu, dan tidak berkrop. Petani kita hanya mengenal 3 macam sawi yang biasa dibudidayakan yaitu : sawi putih (sawi jabung), sawi hijau, dan sawi huma.
  2. Sawi dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 100 meter samapi 500 meter dpl. Sawi dapat ditanam disepanjang tahun.
  3. Tahap-tahap pengolahan lahan sebelum dilakukan penanaman yaitu :
  4. Tahap penggemburan
  5. Tahap pemberian pupuk
  6. Tahap pengapuran (Jika pH terlalu rendah/asam)
  7. Proses pembibitan, penanaman, dan pemanenan sawi :
  • Pembibitan sawi
  1. Ukuran bedengan pembibitan yaitu 80-120 cm dan panjangnya 1-3 meter.
  2. Benih ditabur, kemudian ditutupi tanah setebal 1-2.
  3. Ketika berumur 3-4 minggu sejak disemaikan, tanaman dipindahkan ke bedengan.
  • Penanaman sawi
  1. Menyiapkan bedengan dengan ukuran lebar 120 cm dan panjang dengan ukuran petak tanah. Tinggi bedengan 20-30 cm dengan jarak antar bedeng 30 cm.
  2. Seminggu sebelum penanaman, dilakukan pemupukan terlebih dahulu dengan pupuk kandang 10 ton/ha, TSP 100 kg/ha, KCl 75 kg/ha.
  3. Jarak tanam dalam bedengan 40 x 40 cm, 30 x 30 cmdan 20 x 20 cm.
  4. Pilihlah bibit yang baik, pindahkan bibit dengan hati-hati, lalu membuat lubang dengan ukuran 4-8 x 6-10 cm.
  • Pemanenan sawi
  1. Umur panen sawi paling lama 70 hari dan paling pendek 40 hari.
  2. Cara pane nada 2 macam :
  3. Mencabut seluruh tanaman beserta akarnya
  4. Memotong bagian pangkal batang yang berada di atas tanah dengan pisau tajam
  5. Pasca panen sawi yang harus diperhatikan :
  6. Pencucian dan pembuangan kotoran
  7. Sortasi
  8. Pengemasan
  9. Penyimpanan
  10. Pengolahan
  11. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat pemeliharaan:
    1. Penyiraman
    2. Penyulaman
    3. Penyiangan
    4. Pemupukan
  12. Adapun kandungan dan manfaat sawi adalah:
    1. Kandungan sawi: Protein, lemak,, Karbohidrat, Ca, P, Fe, Vitamin A, Vitamin B, dan Vitamin C.
    2. Manfaat sawi: menghilangkan rasa gatal di tenggorokan pada penderita batuk. Penyembuh penyakit kepala, bahan pembersih darah, memperbaiki fungsi ginjal, serta memperbaiki dan memperlancar pencernaan.

 

Dipublikasi di PENELITIAN/KARYA TULIS TENTANG PERTANIAN | Meninggalkan komentar

Karya Ilmiah Tentang Pembudidayaan Semangka

Semangka merupakan tanaman buah berupa herba yang tumbuh merambat. Tanaman ini berasal Afrika, kemudian berkembang dengan pesat ke berbagai negara baik di daerah tropis maupun subtropis, seperti: Afrika Selatan, Cina, Jepang, dan Indonesia. Tanaman semangka bersifat semusim, tergolong cepat berproduksi karena umurnya hanya sampai 6 bulan.

Tanaman semangka dibudidayakan untuk dimanfaatkan sebagai

buah segar, tetapi ada yang memanfaatkan daun dan buah semangka muda untuk bahan sayur-mayur. Biji semangka bisa diolah menjadi makanan ringan yang disebut “kuwaci” (disukai masyarakat sebagai makanan ringan). Kulit semangka juga dibuat asinan/acar seperti buah mentimun atau jenis labu-labuan lainnya.

Klasifikasi botani tanaman semangka adalah sebagai berikut:
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledonae
Sub-kelas : Sympetalae
Ordo : Cucurbitales
Famili : Cucurbitaceae
Genus : Citrullus Spesies : Citrullus lanatus (Thunberg) Matsum & Nakai

2.1 Penentuan Lokasi / Syarat Tumbuh
Iklim : Tanaman semangka merupakan salah satu tanaman hortikultura yang tahan kering. Curah hujan yang ideal untuk areal penanaman semangka adalah 40-50 mm/bulan. Curah hujan yang terlalu tinggi dapat berakibat buruk terhadap pertumbuhan tanaman, yaitu mudah terserang hama penyakit, bakal buah gugur dan pertumbuhan vegetatif panjang. Semangka memerlukan sinar matahari penuh. Kekurangan sinar matahari menyebabkan sulit berbunga dan bunganya banyak rontok, serta terjadi kemunduran waktu panen. Suhu optimal yang dikehendaki tanaman berkisar 20–30oC. Kelembaban yang terlalu tinggi akan mendorong tumbuhnya jamur perusak tanaman.
Tanah : Kondisi tanah yang cocok untuk tanaman semangka adalah tanah yang cukup gembur, sedikit berpasir, kaya bahan organik, bukan tanah asam. Keasaman tanah (pH) yang diperlukan antara 6,5-7,2. Jika pH 6 dibutuhkan dolomit sebanyak 50 kg. Pemberian pupuk kandang dilakukan setelah pengapuran atau sekitar dua minggu sebelum tanam. Kebutuhan pupuk kandang sekitar 12 ton/ha atau 1,5 kg/tanaman. Pemberiannya ditebar rata di atas bedengan atau ditanam dalam lubang. Pemberian pupuk dasar untuk semangka tanpa biji, kebutuhan pupuk per tanaman adalah 85 g ZA, 50 g urea, 30 g SP-36, 85 g KCl dan 2 g Borate. Sedangkan untuk semangka berbiji, kebutuhan pupuk per tanaman adalah 80 g ZA, 40 g urea, 30 g SP-36, 70 g KCl dan 2 g Borate. 4.2.5. Pemasangan turus Pemasangan turus dilakukan untuk penanaman semangka sistem turus. Pemasangan dilakukan setelah pemasangan mulsa tetapi sebelum penanaman. Pemasangan turus yang umum dilakukan petani ada dua model yaitu menyerupai huruf ‘A’ dan menyerupai huruf ‘X’. Bahan yang digunakan adalah kayu atau bambu. Pada model huruf ‘A’, tinggi turus 180 cm, ketinggian 80 cm dibuat para-para, jarak dua pasang turus yang berhadapan 60 cm. Pada model huruf ‘X’, tinggi turus 195 cm, 75 cm dari atas dan 20 cm dari persilangan dibuat para-para, jarak dua pasang turus yang berhadapan 60 cm.

2.6 Cara Pembenihan
Benih semangka yang baik adalah bentuk tidak keriput, tidak mengapung jika direndam. Ada dua jenis benih semangka yang biasa ditanam yaitu benih 5 semangka tidak berbiji (triploid) dan benih semangka berbiji. Benih semangka tidak berbiji umumnya mempunyai kulit biji yang sangat keras. Jika ingin menanam semangka tanpa biji maka harus juga menanam semangka berbiji di sebelahnya sebagai sumber polinator. Sebelum disemai, ujung benih semangka dipotong (untuk semangkan tanpa biji) terlebih dahulu menggunakan gunting kuku, untuk mempermudah proses pertumbuhan. Selanjutnya benih direndam dalam air hangat suhu 20-25oC yang telah ditambah fungisida dan bakterisida dengan konsentrasi 2 ml/l. Setelah direndam 10-30 menit, diangkat dan ditiriskan sampai air tidak mengalir lagi. Bibit siap dikecambahkan. Sebelum disemai, benih semangka diperam terlebih dahulu. Caranya adalah benih yang telah dikeringanginkan diletakkan di atas kain handuk, kemudian dilipat. Masukkan bungkusan tersebut ke dalam kaleng atau stoples yang dilapisi pasir dan kertas koran basah. Untuk memberikan suasana hangat, kaleng diberi penerangan lampu pijar 15 watt, pada jarak 5-10 cm di atas bungkusan. Pemeraman dilakukan selama 24-48 jam. Setiap 4-6 jam sekali perlu pengontrolan kelembaban. Jika kondisi kering, segera semprotkan air menggunakan hand sprayer kecil. Benih yang telah diperam, dimasukkan ke dalam polibag kecil (ukuran 12 x 12 cm) yang telah berisi media tanam yaitu campuran tanah dan pupuk kandang (1:1). Kedalaman lubang tanam 1,5 cm. Setalah ditanam, lubang ditutup dengan tanah halus yang dicampur abu sekam (2:1). Kemudian polibag-polibag tersebut ditutup karung goni selama 2-3 hari. Polibag-polibag diberi disungkup plastik transparan serupa rumah kaca mini dan salah satu sisi yang terbuka. Sungkup ini juga dilengkapi dengan naungan paranet. Bibit yang masih muda diberi sinar matahari pagi saja, maksimum hingga pukul 09.00. Tiga hari sebelum pindah tanam, sungkup harus dibuka total, sehingga bibit mendapatkan matahari penuh. Penyiraman dilakukan rutin untuk mempertahankan kelembaban. Pemupukan dilakukan dengan menggunakan 6 pupuk daun, untuk memacu perkembangan bibit, dicampur dengan fungisida, dilakukan rutin 3 hari sekali. Setelah bibit berumur 12-14 hari dan telah berdaun 2-3 helai, dipindahkan ke areal penanaman yang telah diolah.

2.7 Teknik Penanaman
Untuk penanaman sistem turus, jarak tanam yang digunakan adalah 80 x 70 cm dengan populasi 8.000 tanaman/ha. Untuk penanaman sistem tanpa turus, dengan 1 baris dan 2 baris tanaman, jarak dalam barisan 70 cm dengan populasi 3.500-4.000 tanaman/ha. Sambil menunggu bibit cukup besar dilakukan pelubangan pada lahan dengan kedalaman 8-10 cm. Persiapan pelubangan lahan tanaman dilakukan 1 minggu sebelum bibit dipindah. Jarak antar lubang disesuaikan dengan jarak tanam. Jika lahan menggunakan mulsa plastik, maka diperlukan alat bantu dari kaleng bekas cat ukuran 1 kg yang diberi lubang-lubang disesuaikan dengan kondisi tanah bedengan yang diberi lobang. Kaleng tersebut diberi arang yang kemudian dibakar. Setelah arang menjadi bara, alat siap diganakan. Penanaman bibit semangka dilakukan setelah bibit berumur 14 hari dan telah tumbuh daun 2-3 lembar. Setelah dilakukan pelubangan, areal penanaman disiram secara massal sampai air menggenangi areal sekitar ¾ tinggi bedengan, dan dibiarkan sampai air meresap. Sebelum bibit ditanam, dilakukan perendaman dalam air yang berisi larutan pupuk NPK 2 g/l, sebagai Starter Solution. Urutan penanaman adalah sebagai berikut: kantong plastik dilepas hati-hati supaya akar tidak rusak; bibit dimasukkan ke dalam lubang yangtelah disiapkan; lubang ditutup dengan tanah yang telah disiapkan; terakhir lubang disiram air agar media bibit menyatu dengan tanah.

2.8 Pemeliharaan Tanaman
Semangka yang berumur 3-5 hari perlu diperhatikan. Apabila tanaman tumbuh terlalu lambat atau tanaman mati dilakukan penyulaman dengan bibit baru yang telah disiapkan. Penyulaman tidak boleh dilakukan lebih dari 10 hari setelah tanam. Pada kegiatan penyulaman, perlu diperhatikan penyebab kematian bibit. Bila disebabkan oleh bakteri atau jamur, bibit harus dibongkar bersama tanahnya, agar tidak menular ke bibit lain yang sehat. Adanya gulma di sekeliling tanaman dapat menghambat pertumbuhan tanaman, bahkan mengurangi produksi. Gulma juga dapat dijadikan inang bagi hama dan penyakit. Penyiangan dilakukan dengan mencabut atau membuang gulma yang tumbuh di bedengan atau parit. Bila menggunakan sistem mulsa 9 plastik hitam perak (MPHP), penyiangan hanya dilakukan di tepi-tepi parit karena praktis gulma tidak dapat tumbuh di dalam bedengan. Penyiangan ini dilakukan rutin. Pembubunan tanah dilakukan dengan menimbun kembali tanah yang tererosi karena penyiraman, agar akar-akar tidak muncul ke permukaan tanah. Pembumbunan hanya dilakukan untuk penanaman sistem tanpa mulsa. Semangka memerlukan air secara terus menerus dan tidak kekurangan air. Sistim irigasi yang digunakan sistem Farrow Irrigation: air dialirkan melalui saluran diantara bedengan Frekuensi pemberian air pada musim kemarau adalah 4-6 hari. Penyiraman juga bisa dilakukan dengan pompa air, dengan bantuan selang plastik.

2.9 Teknik Lainnya
– Pemangkasan : Pemangkasan tajuk tanaman bertujuan mengatur pertumbuhan tajuk. Pemangkasan dilakukan dengan cara mengurangi tumbuhnya cabang utama atau cabang sekunder sehingga hanya dipelihara sebanyak dua cabang utama saja. Pemangkasan dapat dilakukan sejak tanaman masih berumur 7-10 hari setelah 10 tanam. Biasanya pada umur ini tanaman baru memiliki 4-5 helai daun. Hal ini dilakukan untuk mempercepat tumbuhnya cabang. Cabang-cabang yang tumbuh dibiarkan sampai berumur 3 minggu. Pada usia 3 minggu, dipilih lagi dua cabang utama yang pertumbuhannya baik. Pada umur 6 minggu, cabang sekunder dipangkas. Cabang sekunder yang dipangkas adalah cabang sekunder di bawah ruas ke-14 dan disisakan masing-masing hanya dua daun. Alat pangkas yang digunakan harus dalam keadaan steril. Sebelum dan sesudah pemangkasan, alat direndam fungisida dengan konsentrasi 2 ml.
– Pengikatan Cabang : Pengikatan cabang mutlak dilakukan pada penanaman sistem turus, agar tanaman dapat tumbuh merambat pada turus-turus yang telah disediakan. Pengikatan dimulai ketika tanaman berumur 3 minggu. Bahan pengikat dapat berupa tali rafia atau tali dari pelepah pisang batu. Model pengikatannya menyerupai ‘angka 8’.
– Penyerbukan Buatan : Penyerbukan buatan hanya dilakukan kalau semangka yang ditanam sebagian besar merupakan jenis tidak berbiji. Penyerbukan buatan dilakukan pada pagi hari yaitu pukul 06.00-10.00, saat bunga betina dalam kondisi mekar. Umur tanaman yang dapat dilakukan penyerbukan buatan sekitar 21-28 hari setelah tanam. Untuk penanaman sistem turus, penyerbukan hanya dilakukan pada bunga betina yang berada pada ruas ke-13 dan ke 20, hal ini disebabkan bunga pada ruas-ruas tersebut yang kelak menjadi buah dapat pas dengan para-paranya. Sedangkan penanaman tanpa turus tidak ada ketentuan tersebut. Cara penyerbukan buatan ini diawali dengan pengambilan dan pengumpulan bunga jantan dari semangka berbiji. Selanjutnya, dipilih bunga betina yangakan diserbuki, yaitu bentuknya sempurna dan tidak cacat. Setelah dipilih, oleskan bunga jantan pada putik bunga betina. Bunga yang sudah diserbuki ditandai dengan tali rafia yang diikat longgar.

2.10 Pengendalian Hama
Penyemprotan campuran obat (fungisida, insektisida dan pupuk daun) dilakukan rutin setiap minggu, untuk tindakan pencegahan. Jika terdapat serangan hama atau penyakit, maka waktu penyemprotan ditingkatkan menjadi 3 hari sekali dengan bahan yang sesuai dengan hama atau penyakit tersebut.

2.11 Cara Pemanenan
Menentukan saat panen dapat melalui tiga cara yaitu pengamatan visual, pengamatan dari suara saat buah diketuk, dan umur tanaman. Pada dataran tinggi buah semangka dapat dipanen pada umur 90-100 hari setelah tanam. Sementara di dataran rendah buah dapat dipanen pada umur 85 hari setelah tanam. Cara panen buah semangka adalah dengan memotong tangkai buah. Setelah dipotong, buah dapat diangkat dan diletakkan langsung ke dalam keranjang. Pemetikan buah sebaiknya dilakukan pada saat cuaca cerah dan tidak berawan sehingga permukaan kulit buah dalam kondisi kering, agar tahan selama dalam penyimpananan. Penyimpanan buah semangka di tingkat pedagang besar (sambil menunggu harga lebih baik) dilakukan sebagai berikut: Penyimpanan pada suhu rendah sekitar 4oC, dan kelembaban udara antara 80-85%; Penyimpanan pada atmosfir terkontrol (merupakan cara pengaturan kadar O2 dan kadar CO2) dengan asumsi oksigen atau menaikan kadar karbon dioksida (CO2), dapat mengurangi proses respirasi; Penyimpanan dalam ruang tanpa pengatur suhu: merupakan penyimpanan jangka pendek dengan cara memberi alas dari jerami kering setebal 10-15 cm dengan disusun sebanyak 4-5 lapis dan setiap lapisnya diberi jerami kering. Untuk mempertahankan mutu buah agar kondisi selalu baik sampai pada tujuan akhir, dilakukan pengemasan dengan proses pengepakan yang benar dan hati-hati. Kemasan dapat berupa kardus yang dilubangi, peti kayu atau keranjang plastik. Setiap kemasan dapat diisi maksimum hanya enam buah. Untuk memperkecil gesekan pada kulit buah, bagian dasar, ruang antar buah, tepi kiri-kanan dan atas kemasan diberi jerami kering atau potongan kertas.

 

Dipublikasi di PENELITIAN/KARYA TULIS TENTANG PERTANIAN | Meninggalkan komentar

Cara Instalasi FileZila

1. Setalah mendownload aplikasi filezila, anda langsung buka file FilZila lalu klik 2 kali pada icon FileZila Client Setup untuk menginstal

aplikasi filezila
Langkah awal

2. Pilih I agree untuk menyetujui License Agreement.

Langkah 1

3. Pilih “Anyone who uses this computer (all users)” sehingga semua software dapat menggunakan aolikasi ini lalu klik Next

Langkah 2

4. Klik Next untuk melanjutkan proses instalasi.

Langkah 3

Langkah 4

5. Klik install untuk menginstall.

Langkah 5

6. Tunggu proses sampai selesai.

Langkah 6

7. Klik Finish

Langkah 7

8. Maka akan muncul tampilan seperti gambar berikut

Langkah 8

Aplikasi FileZila telah berhasil diinstal!

 

Dipublikasi di INSTALASI WORPRESS SECARA OFFLINE | Meninggalkan komentar

Cara Menginstall XAMPP dan WORDPRESS OFFLINE

Sebelum menginstall WordPress offline, kita harus menginstall aplikasi XAMPP terlebih dahulu.
A. CARA MENGINSTALL XAMPP

1. Klik file XAMPP, Jendela awal instalasi akan muncul, Klik Next.

Langkah 1 install xampp

2. Jendela berikutnya adalah “Select Component”. Pada bagian ini kita bisa memilih aplikasi apa saja yang akan diinstall. Dalam tahap ini saya akan membiarkan semua pilihan. Klik Nextuntuk melanjutkan.

Langkah 2

3. Jendela selanjutnya adalah “Installation Folder”. Dalam bagian ini, kita bisa mengubah lokasi dimana file-file XAMPP akan disimpan. Anda bebas menentukan lokasi ini. Sebagai contoh, saya akan meletakkan file XAMPP di C:\xampp

Langkah 3

4. Tampilan berikutnya adalah “Bitnami for XAMPP”.

Langkah 4

Tetapi kita akan menginstall wordpress secara manual, sehingga hapus pilihan “learn more about Bitnami for XAMPP”, kemudian klik Next.

Langkah 4.1

Langkah 5

Langkah 6

5. Jika jendela “Completing the XAMPP Setup Wizard” telah tampil, maka proses instalasi XAMPP telah selesai. Pada bagian ini kita akan langsung mencoba aplikasi XAMPP, sehingga biarkan pilihan check list “Do you want to start the Control Panel now?”, kemudian klikFinish.

Langkah 7

6. Lalu buka jendela XAMPP control panel ini adalah jendela yang digunakan untuk mengontrol apa saja modul XAMPP yang akan atau sedang dijalankan.

Langkah 2-klik open pada aplikasi xampp

7. Untuk menguji instalasi XAMPP, silahkan klik tombol START pada modul Apache danMySQL.

Langkah 4-Klik start pada mySQL dan apache

8. Selanjutnya, buka web browser dan ketikkan alamat localhost pada address bar, kemudian tekan enter. Jika tampil jendela pembuka XAMPP, maka semuanya telah terinstall dengan baik.Langkah 8

9. Selanjutnya pilih menu bahasa. Karena bahasa indonesia belum tersedia, silahkan pilihEnglish, dan tampilan home XAMPP siap diakses.

Langkah 9

10. Pada wordpress pilih bahasa yaitu english, lalu klik Continue

Cara-Menginstall-Wordpress-Halaman-awal-proses-instalasi

11. Dalam halaman ini, wordpress memberitahu kita untuk menyiapkan 5 daftar informasi terkait database, yakni: nama database, username database, password database, database host,dan table prefix. Kita telah membuat database dalam tutorial sebelumnya, sedangkan untuk nama user, kita bisa menggunakan user root yang telah tersedia di dalam MySQL. Klik Let’s go untuk melanjutkan.

Cara-Menginstall-Wordpress-Halaman-awal-setting-instalasi

12. Pada halaman ini, kita diminta untuk mengisi 5 informasi mengenai database.

User Name:root. Username disini adalah username dari server MySQL. Ketika menginstall XAMPP, secara otomatis akan dibuatkan 1 user MySQL: root. User root sebenarnya adalah ‘user sakti’ di dalam MySQL. User ini bisa melakukan hak akses apa saja. Menggunakan user root sebagai user wordpress biasanya dianggap ‘tidak aman’ karena jika seseorang mengetahui password root, ia bisa menghapus seluruh database yang ada (termasuk database lain diluar wordpress_db). Akan tetapi karena kita hanya menginstallnya di komputer sendiri, hal ini tidak menjadi masalah.

Password: ’’ (kosongkan). Password yang diminta disini adalah password dari user MySQL yang akan digunakan untuk mengakses database. Pada saat instalasi XAMPP, user ‘root’otomatis dibuat tanpa password, sehingga kita tinggal mengosongkan kolom ini.

Database Host: localhost. Database host adalah lokasi dimana MySQL Server berada. Karena kita menjalankan web server apache dan MySQL di dalam komputer yang sama, maka isiannya adalah localhost.

Table Prefix: wp_. Table prefix adalah beberapa karakter unik yang akan ditambahkan pada setiap tabel dalam database MySQL. Table prefix akan berguna jika kita ingin menginstall 2 atau lebih wordpress tetapi tetap ingin menggunakan 1 database saja. Hal ini biasanya diperlukan jika web hosting membatasi hanya boleh membuat 1 database. Untuk situasi ini kita bisa membuat table prefix: wp1_ untuk instalan wordpress pertama, wp2_ untuk instalan wordpress kedua, dst. Karena kita hanya menginstall wordpress di komputer sendiri, silahkan gunakan setingan default, dan jika anda ingin menginstall wordpress lain, kita tinggal membuat database baru.

Setelah form selesai diisi, klik tombol Submit.

Cara-Menginstall-Wordpress-Halaman-Input-setting-instalasi

13. Jika tidak ada masalah terkait database, akan tampil jendela baru untuk konfirmasi bahwa wordpress berhasil mengakses database berdasarkan inputan kita sebelumnya. Klik tombol Run the install untuk memulai proses pembuatan tabel wordpress.

Cara-Menginstall-Wordpress-Settingan-database-selesai

15. Setelah wordpress selesai membuat tabel di dalam database MySQL, Langkah selanjutnya adalah menginput setingan terkait situs wordpress.

wp-off8

16. Setelah semua isian form selesai, akhiri dengan men-klik tombol Install WordPress. Apabila seluruh proses tidak ada masalah, akan tampil jendela akhir: Success!

17. Setelah proses instalasi wordpress secara offline selesai, kita bisa mencobanya dengan melanjutkan jendela sebelumnya. Silahkan klik tombol Log in. Lalu masukkan username dan password.

Selamat! Kita telah berhasil menginstall wordpress secara offline menggunakan XAMPP

 

Dipublikasi di INSTALASI WORPRESS SECARA OFFLINE | Meninggalkan komentar

Cara Upload Database ke Domain

1. Login akun yang telah didaftarkan sebelumnya ke idhostinger.com

Langkah 1

2. Pilih hosting yang akan diubah databasenya disini saya memilih Database MySQL

Langkah 2

3. Akan muncul halaman Database MySQL, isi nama database, nama user dan password anda. Lalu klik Buat jika semua informasi telah diisi.

Langkah 3

4. Jika sudah selesai pada bawah halaman akan muncul tanda seperti pada gambar berikut

Untitled

5. Klik tanda + lalu klik icon php my admin untuk masuk ke panel database

Langkah 5

6. Lalu kita akan dibawa ke halaman php my admin lalu klik Import dan pilih browse untuk memasukkan file yang akan di upload

Langkah 6

7. Lalu masukkan file

Langkah 7

8. Klik Kirim untuk memulai mengupload database

Langkah 8

9. Database telah berhasil diupload !

 

Dipublikasi di INSTALASI WORPRESS SECARA OFFLINE | Meninggalkan komentar

Upload Data Blog Ke Domain

Langkah selanjutnya setelah berhasil membuat domain dan hosting ,pada artikel sebelumnya pada artikel ini akan dijelaskan bagaimana cara mengupload file atau membuat file type html langsung di dalam hosting tersebut. Berikut langkah-langkahnya

1. Pada Menu Beranda klik menu Hosting, kemudian pilih nama domain yang telah kita buat sebelumnya

Langkah 1

 

2. Pada pencarian ketikan saja File, kemudian muncul menu Icon File Manager 1 dan File Manager 2, untuk saat ini gunakan saja yang File Manager 1

Langkah 2

3. Pilih Bahasa yang digunakan, untuk mempersingkat waktu klik Install saja, default bahasa Inggris.

Langkah 3

4. Pada File Manager 1, sobat bisa langsung Upload file bertype .html bila sebelumnya sudah dipersiapkan. untuk halaman pertama gunakan nama berupa index.html untuk default home page nya.

Langkah 4

5. Kalau belum sempat membuat file bertype .html, soba bisa langsung membuatnya dengan cara klik kanan pada File Manager 1, kemudian pilih New File, dan rename menjadi index.html, isikan sesuai dengan kebutuhan kita.

Langkah 5

6. Untuk mengujinya silakan buka alamat domain yang tadi sudah kita buat.

Langkah 6

Dipublikasi di INSTALASI WORPRESS SECARA OFFLINE | Meninggalkan komentar

Sejarah Microsoft Excel

Sejarah Awal Munculnya Microsoft Excel
Untuk mengetahui sejarah Microsoft Excel, kita perlu melihat apa yang terjadi sebelum masa Microsoft Excel merajai piranti lunak yang berkutat di bidang penyuntingan spreadsheet. Sebelum Microsoft meluncurkan sebuah piranti lunak yang mampu melakukan kapabilitas Microsoft Excel, sebuah piranti lunak lainnya sudah terlebih dulu muncul dan memiliki nama, yaitu VisiCalc yang awalnya dirilis untuk Apple II dan disebut sebagai aplikasi yang mengubah komputer mikro dari hanya hobi bagi para antusias komputer menjadi sebuah alat bisnis serius. Piranti bernama VisiCalc tersebut juga disebut-sebut sebagai aplikasi terdahsyat dari Apple II pada masa itu karena berhasil terjual sebanyak 700.000 kopi dalam waktu 6 tahun. Bagi kita yang mengenal Microsoft Excel dan sejarahnya, tentu tahu bahwa Microsoft Excel mampu melakukan kalkulasi pada data dengan matrix berukuran sangat besar, tapi pada masa lalu, VisiCalc hanya mampu melakukan kalkulasi pada data dengan matrix berukuran 5 kolom x 20 baris.

Pada tahun 1982, Microsoft mulai mengembangkan sebuah aplikasi penyunting spreadsheet yang awalnya dikenal dengan kode “EP” yang merupakan akronim dari Kertas Elektronik (Electronic Paper). Program bernama Multiplan ini dirilis pertama kali untuk komputer-komputer yang menggunakan sistem operasi CP/M yang dikembangkan menggunakan p-code C compiler milik Microsoft sebagai sebuah strategi portability yang memfasilitasi porting ke sistem seperti MS-DOS, Xenix, Commoder baik 64 maupun 128, dan beberapa lainnya. Meskipun nantinya Microsoft mengeluarkan sebuah program pembantu untuk grafik bernama Microsoft Chart, dalam pembelajaran mengenal Microsoft Excel dan sejarahnya ini tidak ada kemenangan bagi pihak Microsoft karena Multiplan terus mengalami kekalahan dari Lotus 1-2-3 yang diciptakan oleh Lotus Software yang kini menjadi bagian dari IBM.

Permulaan bagian dari pembelajaran mengenal Microsoft Excel dan sejarahnya dimulai tepat ketika Multiplan gagal di pasaran tepatnya pada tanggal 30 September 1985 dimana Microsoft kemudian meluncurkan versi pertama Microsoft Excel untuk sistem operasi Macintosh. Versi Windows baru dirilis pada November 1987 dengan langsung meloncat ke versi 2.0 demi mengimbangi versi Macintosh yang sudah menyentuh versi 2.2 pada saat itu. Kesalahan Multiplan ada pada lambatnya mereka membuat versi Windows, memberi celah pada Microsoft Excel masuk ke daerah tersebut. Hal ini dibuktikan dengan kemampuan yang ditunjukkan oleh Microsoft Excel dimana ia berhasil mengalahkan Lotus 1-2-3 dalam sisi penjualan pada tahun 1988 dan membuat Microsoft ada pada posisi pemimpin di bidang pengembangan program untuk PC. Awalnya, Excel menuai banyak pengaduan karena dinilai melanggar hak cipta nama dari sebuah perusahaan finansial, dan karena itu namanya diubah menjadi Microsoft Excel.

Versi-Versi yang Ada Pada Microsoft Excel
Demi mengenal Microsoft Excel dan sejarahnya, kita juga harus membahas tentang versi-versi dari Microsoft Excel yang pernah dirilis. Versi pertama Microsoft Excel adalah eksklusif untuk komputer-komputer yang menggunakan Macintosh sebagai sistem operasinya dan dirilis pada tahun 1985. Versi ini kembali berlanjut dengan dirilisnya Excel 2.0 pada tahun 1987 yang ditujukan untuk komputer dengan sistem operasi berbasis Windows dimana angka 2 dipilih untuk mengejar versi yang ada pada program yang dirilis untuk sistem operasi Macintosh yaitu Excel 2.2.

Jika ditelusuri, tidak ada hal yang berarti untuk dipelajari demi mengenal Microsoft Excel dan sejarahnya pada hingga pada tahun 1993. Sebelumnya, Microsoft telah melahirkan Excel 3.0 pada tahun 1990 dan Excel 4.0 pada tahun 1992. Di tahun 1993 inilah Microsoft pertama kali menyelipkan “Visual Basic for Application” pada Excel 5.0 yang mampu membuat sebuah pekerjaan otomatis di Excel dan menyajikan User-Defined Functions (UDF) untuk digunakan dalam worksheet. Penambahan VBA ini dinilai sebagai salah satu penambahan yang paling kuat pada masa itu, sayangnya kelebihan ini juga menjadi titik lemah dimana Excel menjadi sasaran empuk bagi virus-virus macro. Karena banyak kejadian dan laporan yang mengeluhkan tentang virus-virus macro ini, Mircrosoft akhirnya membuat sebuah keputusan terlambat dengan menambahkan vitur untuk mematikan macro secara keseluruhan.

Hampir tidak ada terobosan baru pada Excel hingga pada versi 12 yang dirilis tahun 2007. Setelah beberapa versi hanya mengalami peningkatan minor, versi 12 merupakan sebuah perubahan yang amat jauh dibandingkan versi sebelumnya terutama pada bagian menu yang menggunakan sistem Ribbon. Selain itu, pada versi baru ini juga ditambahkan format fail Office Open XML yaitu “.xlsm” untuk sebuah workbook tanpa macro dan “.xlsx” untuk yang menggunakan Macro. Versi 14 yang dirilis pada tahun 2010 dan Excel versi 15 pada tahun 2013 mengakhiri materi untuk mengenal Microsoft Excel dan sejarahnya untuk saat ini hingga tiba waktunya dimana Microsoft kembali menerbitkan versi baru yang diperkirakan akan muncul tahun 2014 akhir atau 2015 awal.

 

Dipublikasi di APLIKASI KOMPUTER | Meninggalkan komentar